Jumat, 12 Agustus 2011

10 Mobil Bertenaga Air (hidrogen)

Pernahkah anda berfikir, anda dapat menjalankan mobil dengan bahan bakarnya air??
Dalam waktu dekat ini, anda bakal merasakan mengemudikan mobil yang ramah lingkungan dengan tingkat emisi nol (zero emission). Mobil ini hanya menggunakan air sebagai bahan bakarnya dan menghasilkan uap air, tanpa ada asap, bersih dan 100% ramah lingkungan.
Mobil – mobil ini adalah kendaraan bertenaga hidrogen, kendaraan dengan bahan bakar alternatif.
Kendaraan ini mengubah energy kimia hidrogen menjadi energy mekanik, sehingga hidrogen terbakar dimesin dengan pembakaran internal, ataupun dengan mereaksikan hidrogen dengan oksigen dalam sel bahan bakar untuk menjalankan motor listrik kendaraan tersebut.


1. Aston Martin DBGT 2025
Mobil ini melaju dengan bahan bakar yang berasal dari air setelah melalui proses elektrolisis, yang mengarah ke nol emisi. Aston Martin DBGT 2025 adalah salah satu desain mobil terbaik masa depan. Aston Martin tampak berkelas dan sangat menarik.

2. Honda FC Sport
Perusahaan Honda telah merilis Honda FC Sport, yang merupakan desain mobil sport dengan bahan bakar sel hidrogen yang pernah ditampilkan pada event di LA Auto Show.
Honda FC Sport didasarkan pada V-Flow Stack dari konsep FCX Clarity. Mobil ini menggabungkan high-power fuel cell stack, yang terletak diantara tempat duduk belakang, dan baterai cadangan diletakkan di tengah mobil.

3. BMW HR2 Hybrid Car
BMW juga mengembangkan mobil bahan bakar sel, dengan menggunakan teknologi mobil hibrida. BMW menjanjikan untuk meluncurkan versi dual-mode sei 7 saat ini selama siklus produksi model ini. Dengn demikian mobil pertama dari jenisnya dapat melaju dengan bahan bakar hidrogen dan bensin.

4. Jaguar C-XC
Jaguar C-XC hadir dengan sel drive berbahan bakar hidrogen yang terpasang dibawah permukaan salah satu kacanya yang meliputi seluruh panjang mobil, ditambah dengan estetika aerodinamis.
Roda mobil juga ditutup untuk lebih meningkatkan sifat aerodinamisnya. Selain didukung oleh mesin nol-emisi, bahan yang digunakan juga untuk membangun tubuh mobil.

5. General Motor’s Hidrogen4
HydriGen4 menggunakan 440 sel hidrogen tunggal yang menggabungkan hidrogen dari serat dengan tangki penyimpanan karbon dan oksigen dari udara menghasilkan listrik yang kemudian mendorong mobil menghasilkan kecepatan maksimum 100 mph.
Mobil ini dari saat berhenti hingga melesat dengan kecepatan 62 mph hanya membutuhkan 12 detik.

6. RT20
RT20 juga didukung oleh hidrgen cair. Dengan mesin V6 twin turbo berbahan bakar hidrogen ini sangat menjanjikan kenyamanan dalam berkendara serta dilengkapi fitur – fitur keamanan yang lengkap.
Sespensi pegas yang biasanya berbasis konvensioonal diganti dengan elektromagnet untuk respon yang baik.

7. H2 Racer
Mobil dengan zero-emission telah dirancang untuk pembalap tercepat di dunia yang berbahan bakar hidrogen pada tahun 2009.
Selain bertujuan untuk memcahkan rekor, mobil ini juga telah dirancang untuk menunjukkan kekuatan bahan bakar bersih seperti hidrogen.
Mobil ini didukung oleh mesin dengan pembakaran internal yang telah dimodifikasi untuk melaju dengan hidrogen. Dengan mesin yang ekcofriendly, mobil ini diperkirakan mampu mencapai kecepatan lebih dari 170 KM/Jam.

8. Mazda TONBO
Dirancang oleh Dedek Design dan Mazda Eropa, mobil dengan sel bahan bakar hidrogen ini dipastikan mengelurkan air murni dari knalpotnya.
Sama halnya dengan Rinspeed Scuba, mobil ini juga dirancang dapat dikemudikan di air. Fitur lain yang inovatif adalah penggunaan sistem parker anti perusak.

9. Ronn Motors Scorpion Roadster
Roadster yang didukung mesin bertenaga hidrogen/bensin yang tidak hanya memastikan emisi rendah, tetapi juga menjanjikan sensasi yang dikenal untuk sebuah supercar. Scorpion dilengkapi dengan tampilan yang berkelas dan futuristic.

10. Honda PUYO
Honda PUYO bertenaga sel bahan bakar Hidrogen. Sebuah karya yang inovatif dengan berbentuk seperti kotak halus yang lembut dan memberikan ruang maksimum. Seluruh bodinya hamper transparan menjadikannya berpenampilan unik.

Sumber: apakabardunia.com 
Reaksi:

0 comments:

Posting Komentar